Sidak H.Maryono Dapati ASN Tidak Ikut Apel Gabungan Senin Pagi
Kota Tangerang - Wakil Walikota Tangerang H.Maryono mendapati sejumlah aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Tangerang tidak mengikuti apel pagi gabungan pada Senin (31/8/2026).
H.Maryono langsung menegur para pegawai tersebut dan mereka diminta tidak mengulangi perbuatannya pada apel-apel berikutnya jika tidak ingin mendapatkan sanksi yang lebih serius.
Dalam Sidak nya H.Maryono tampak berkeliling di barisan peserta dari belakang sambil memeriksa setiap sudut selasar Puspem Kota Tangerang.
Langkahnya terhenti dan melongok ke arah kaca mendapati sejumlah ASN tengah berkumpul menanti apel selesai.
Melihat pemandangan tersebut H.Maryono meminta para pegawai untuk berbaris.
“Coba yang telat baris di sini. Kalau ada yang sakit, duduk saja!” ujar H.Maryono.
Sejumlah pegawai yang didominasi perempuan kemudian tampak berbaris, meski sebagian lainnya terlihat duduk.
“Jadi harus diingat, setiap Senin pukul 07.30 itu apel. yang sakit, saya doakan semoga sembuh,” ucap H.Maryono
H.Maryono melanjutkan langkahnya sidak Apel Pagi dan melihat seorang pegawai tengah berdiri di depan selasar.
Tak pelak, pegawai yang ternyata Kabid Kebudayaan, Supendi, itu langsung tergopoh-gopoh mendekat.
“Mau ke mana ini?” tanya Maryono.
“Tadinya mau balik ke kantor, Pak, karena mikirnya sudah telat juga,” ungkap Supendi jujur.
Mendengar pengakuan tersebut, Maryono mengingatkan pria yang identik dengan jargon “Selasa Berbudaya” itu.
“Kalau Selasa kita berbudaya, maka Senin kita harus apel, ya,” jelasnya.“Siap, Pak,” jawab Supendi seraya tersipu malu.
Setelah diingatkan, Supendi akhirnya diizinkan kembali ke kantor.
Kepada para wartawan, Maryono menegaskan pentingnya disiplin pegawai, termasuk kewajiban mengikuti apel gabungan setiap Senin.
Pegawai yang berulang kali tidak mengikuti apel dapat dikenai sanksi sesuai aturan kepegawaian.
Maryono mengatakan sebagian kecil pegawai masih ditemukan tidak berada di dalam barisan organisasi perangkat daerah (OPD) saat apel berlangsung.
Dari hasil pengecekan, sejumlah pegawai diketahui terlambat atau sedang sakit.
“Kalau tidak mengikuti apel beberapa kali, nanti mendapatkan teguran tertulis dari BKPSDM,” ujar H.Maryono.
Menurut H.Maryono, disiplin merupakan bagian dari tanggung jawab setiap pegawai, baik yang bertugas di OPD, kelurahan, kecamatan maupun puskesmas. Seluruh pegawai tetap diwajibkan mengikuti apel sesuai ketentuan.
Wakil Wali Kota menambahkan, kepala OPD juga telah diminta memberikan perhatian dan pembinaan kepada pegawai yang bersangkutan agar kedisiplinan dapat terus ditingkatkan.
Selain disiplin, Maryono mengingatkan pentingnya tanggung jawab dalam menjalankan tugas yang telah diamanahkan.
Menurutnya, setiap pegawai tidak hanya dituntut memiliki kecerdasan, tetapi juga harus mampu menunjukkan kedisiplinan dan tanggung jawab.
*8beritannews.com
H.Maryono langsung menegur para pegawai tersebut dan mereka diminta tidak mengulangi perbuatannya pada apel-apel berikutnya jika tidak ingin mendapatkan sanksi yang lebih serius.
Dalam Sidak nya H.Maryono tampak berkeliling di barisan peserta dari belakang sambil memeriksa setiap sudut selasar Puspem Kota Tangerang.
Langkahnya terhenti dan melongok ke arah kaca mendapati sejumlah ASN tengah berkumpul menanti apel selesai.
Melihat pemandangan tersebut H.Maryono meminta para pegawai untuk berbaris.
“Coba yang telat baris di sini. Kalau ada yang sakit, duduk saja!” ujar H.Maryono.
Sejumlah pegawai yang didominasi perempuan kemudian tampak berbaris, meski sebagian lainnya terlihat duduk.
“Jadi harus diingat, setiap Senin pukul 07.30 itu apel. yang sakit, saya doakan semoga sembuh,” ucap H.Maryono
H.Maryono melanjutkan langkahnya sidak Apel Pagi dan melihat seorang pegawai tengah berdiri di depan selasar.
Tak pelak, pegawai yang ternyata Kabid Kebudayaan, Supendi, itu langsung tergopoh-gopoh mendekat.
“Mau ke mana ini?” tanya Maryono.
“Tadinya mau balik ke kantor, Pak, karena mikirnya sudah telat juga,” ungkap Supendi jujur.
Mendengar pengakuan tersebut, Maryono mengingatkan pria yang identik dengan jargon “Selasa Berbudaya” itu.
“Kalau Selasa kita berbudaya, maka Senin kita harus apel, ya,” jelasnya.“Siap, Pak,” jawab Supendi seraya tersipu malu.
Setelah diingatkan, Supendi akhirnya diizinkan kembali ke kantor.
Kepada para wartawan, Maryono menegaskan pentingnya disiplin pegawai, termasuk kewajiban mengikuti apel gabungan setiap Senin.
Pegawai yang berulang kali tidak mengikuti apel dapat dikenai sanksi sesuai aturan kepegawaian.
Maryono mengatakan sebagian kecil pegawai masih ditemukan tidak berada di dalam barisan organisasi perangkat daerah (OPD) saat apel berlangsung.
Dari hasil pengecekan, sejumlah pegawai diketahui terlambat atau sedang sakit.
“Kalau tidak mengikuti apel beberapa kali, nanti mendapatkan teguran tertulis dari BKPSDM,” ujar H.Maryono.
Menurut H.Maryono, disiplin merupakan bagian dari tanggung jawab setiap pegawai, baik yang bertugas di OPD, kelurahan, kecamatan maupun puskesmas. Seluruh pegawai tetap diwajibkan mengikuti apel sesuai ketentuan.
Wakil Wali Kota menambahkan, kepala OPD juga telah diminta memberikan perhatian dan pembinaan kepada pegawai yang bersangkutan agar kedisiplinan dapat terus ditingkatkan.
Selain disiplin, Maryono mengingatkan pentingnya tanggung jawab dalam menjalankan tugas yang telah diamanahkan.
Menurutnya, setiap pegawai tidak hanya dituntut memiliki kecerdasan, tetapi juga harus mampu menunjukkan kedisiplinan dan tanggung jawab.
*8beritannews.com