Media Belanda dan Australia Soroti Kondisi Indonesia
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dan kondisi ekonomi Indonesia menjadi sorotan dua media asing.
Surat kabar Belanda De Volkskrant menerbitkan artikel berjudul Is Indonesia on the Way to Bankruptcy?, sementara media Australia The Australian mengangkat laporan bertajuk How Prabowonomics’ Spell Was Broken.
Keduanya membahas kekhawatiran terhadap arah ekonomi Indonesia, pelemahan rupiah dan pasar saham, tekanan fiskal, serta proyek pemerintah yang dinilai membutuhkan anggaran besar.
Sorotan media asing juga menyentuh pidato Prabowo yang menyebut sejumlah pengkritik sebagai “londo ireng” atau “black Hollanders”.
Istilah itu diarahkan kepada pihak yang dinilainya terus memprediksi Indonesia akan mengalami krisis, termasuk oknum wartawan, pengamat, dan LSM.
Pemberitaan tersebut kemudian ramai dibahas setelah terjemahannya dibagikan Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Berly Martawardaya.
Meski demikian, judul De Volkskrant berbentuk pertanyaan dan bukan kesimpulan bahwa Indonesia telah atau pasti bangkrut.
*8beritanews.com
Surat kabar Belanda De Volkskrant menerbitkan artikel berjudul Is Indonesia on the Way to Bankruptcy?, sementara media Australia The Australian mengangkat laporan bertajuk How Prabowonomics’ Spell Was Broken.
Keduanya membahas kekhawatiran terhadap arah ekonomi Indonesia, pelemahan rupiah dan pasar saham, tekanan fiskal, serta proyek pemerintah yang dinilai membutuhkan anggaran besar.
Sorotan media asing juga menyentuh pidato Prabowo yang menyebut sejumlah pengkritik sebagai “londo ireng” atau “black Hollanders”.
Istilah itu diarahkan kepada pihak yang dinilainya terus memprediksi Indonesia akan mengalami krisis, termasuk oknum wartawan, pengamat, dan LSM.
Pemberitaan tersebut kemudian ramai dibahas setelah terjemahannya dibagikan Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Berly Martawardaya.
Meski demikian, judul De Volkskrant berbentuk pertanyaan dan bukan kesimpulan bahwa Indonesia telah atau pasti bangkrut.
*8beritanews.com