KH Abdul Hakim Mahfudz Resmi Menjadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Berita Nasional - Setelah cukup alot dalam pembahasan akhirnya pemilihan Ketua Umum PBNU berakhir dengan terpilihnya Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026–2031 yang baru yaitu KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin.
KH Abdul Hakim Mahfudz resmi ditetapkan melalui musyawarah mufakat dewan kiai sepuh dalam forum Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) pada Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur.
(27-30/8/2026).
Gus Kikin mendominasi penjaringan awal dengan meraih 472 suara dukungan dari pengurus daerah.
Namanya kemudian disahkan secara mufakat oleh 9 kiai anggota AHWA.
Gus Kikin merupakan cicit dari pendiri NU, Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari, dan saat ini juga menjabat sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng.
Sebelum terpilih menjadi Ketum PBNU, beliau adalah Ketua PWNU Jawa Timur.
Dalam Muktamar NU Ke-35 ini juga KH Miftachul Akhyar kembali ditetapkan untuk mengemban amanah sebagai Rais Aam PBNU periode 2026–2031.
Terpilihnya kembali Miftachul Akhyar diumumkan dalam Sidang Pleno V yang digelar di SGS Bahrul Ulum, Jombang, Jawa Timur.
Miftachul Akhyar merupakan seorang ulama yang lahir pada 30 Juni 1953 di Surabaya, beliau adalah putra dari pasangan KH Abdul Ghoni, pengasuh Pesantren Tahsinul Akhlak Rangkah, dan Hj Siti Ashfiyah.
Kiprah Miftachul Akhyar di struktur NU sangat panjang dan bertahap.
Beliau pernah sebagai Rais Syuriah PCNU Surabaya (2000–2005), Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur (2007–2013 dan 2013–2018), Wakil Rais Aam PBNU (2015–2020), Pj Rais Aam PBNU (2018–2020), menggantikan KH Ma’ruf Amin. Lalu Rais Aam PBNU periode 2021–2026, dan kembali terpilih pada periode 2026-2031.
*8beritanews.com
KH Abdul Hakim Mahfudz resmi ditetapkan melalui musyawarah mufakat dewan kiai sepuh dalam forum Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) pada Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur.
(27-30/8/2026).
Gus Kikin mendominasi penjaringan awal dengan meraih 472 suara dukungan dari pengurus daerah.
Namanya kemudian disahkan secara mufakat oleh 9 kiai anggota AHWA.
Gus Kikin merupakan cicit dari pendiri NU, Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari, dan saat ini juga menjabat sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng.
Sebelum terpilih menjadi Ketum PBNU, beliau adalah Ketua PWNU Jawa Timur.
Dalam Muktamar NU Ke-35 ini juga KH Miftachul Akhyar kembali ditetapkan untuk mengemban amanah sebagai Rais Aam PBNU periode 2026–2031.
Terpilihnya kembali Miftachul Akhyar diumumkan dalam Sidang Pleno V yang digelar di SGS Bahrul Ulum, Jombang, Jawa Timur.
Miftachul Akhyar merupakan seorang ulama yang lahir pada 30 Juni 1953 di Surabaya, beliau adalah putra dari pasangan KH Abdul Ghoni, pengasuh Pesantren Tahsinul Akhlak Rangkah, dan Hj Siti Ashfiyah.
Kiprah Miftachul Akhyar di struktur NU sangat panjang dan bertahap.
Beliau pernah sebagai Rais Syuriah PCNU Surabaya (2000–2005), Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur (2007–2013 dan 2013–2018), Wakil Rais Aam PBNU (2015–2020), Pj Rais Aam PBNU (2018–2020), menggantikan KH Ma’ruf Amin. Lalu Rais Aam PBNU periode 2021–2026, dan kembali terpilih pada periode 2026-2031.
*8beritanews.com