Jelang Muktamar NU ini 8 Kandidat Calon Ketum PBNU
Jakarta - Muktamar NU akan dilaksanakan dari Tanggal 27 sampai dengan 30 Agustus 2026.
Untuk para kandidat Calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjelang Muktamar Ke-35 NU terus menjadi perhatian.
Sejumlah nama mulai diperbincangkan sebagai kandidat yang berpeluang memimpin organisasi keagamaan terbesar di Indonesia tersebut.
Ketua Bidang Hukum dan Media PBNU, Prof Moh Mukri, menilai munculnya banyak nama menjelang muktamar merupakan hal yang wajar.
Menurutnya, dinamika tersebut mencerminkan sehatnya proses demokrasi di lingkungan Nahdlatul Ulama.
"Ada banyak yang ingin maju menjadi Ketua Umum, ya biasalah. Itu justru sekaligus penampakan adanya demokrasi, ada penyampaian aspirasi," ujar Kyai Mukri dikutip dari NU Online Lampung di Banda Lampung, Sabtu (18/7/2026).
Kyai Mukri mengatakan, terdapat 8 nama yang kini ramai diperbincangkan dalam bursa calon Ketua Umum PBNU nama-nama tersebut adalah:
1.Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).
2.Wakil Ketua Umum PBNU KH Zulfa Mustofa, Ketua PWNU Jawa Timur.
3.KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin).
4.Ketua PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin).
5.Menteri Agama Nasaruddin Umar.
6.Bendahara Umum PBNU Gudfan Arif.
7.Pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo KH Muhammad Yusuf Chudlori (Gus Yusuf).
8.KH Abdussalam Shohib (Gus Salam).
Berdasarkan mekanisme organisasi, lanjutnya, setiap bakal calon Ketua Umum PBNU harus memperoleh sedikitnya 99 dukungan dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) maupun Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) agar dapat ditetapkan sebagai calon.
*8beritanews.com
Untuk para kandidat Calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjelang Muktamar Ke-35 NU terus menjadi perhatian.
Sejumlah nama mulai diperbincangkan sebagai kandidat yang berpeluang memimpin organisasi keagamaan terbesar di Indonesia tersebut.
Ketua Bidang Hukum dan Media PBNU, Prof Moh Mukri, menilai munculnya banyak nama menjelang muktamar merupakan hal yang wajar.
Menurutnya, dinamika tersebut mencerminkan sehatnya proses demokrasi di lingkungan Nahdlatul Ulama.
"Ada banyak yang ingin maju menjadi Ketua Umum, ya biasalah. Itu justru sekaligus penampakan adanya demokrasi, ada penyampaian aspirasi," ujar Kyai Mukri dikutip dari NU Online Lampung di Banda Lampung, Sabtu (18/7/2026).
Kyai Mukri mengatakan, terdapat 8 nama yang kini ramai diperbincangkan dalam bursa calon Ketua Umum PBNU nama-nama tersebut adalah:
1.Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).
2.Wakil Ketua Umum PBNU KH Zulfa Mustofa, Ketua PWNU Jawa Timur.
3.KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin).
4.Ketua PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin).
5.Menteri Agama Nasaruddin Umar.
6.Bendahara Umum PBNU Gudfan Arif.
7.Pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo KH Muhammad Yusuf Chudlori (Gus Yusuf).
8.KH Abdussalam Shohib (Gus Salam).
Berdasarkan mekanisme organisasi, lanjutnya, setiap bakal calon Ketua Umum PBNU harus memperoleh sedikitnya 99 dukungan dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) maupun Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) agar dapat ditetapkan sebagai calon.
*8beritanews.com