8beritanews
8beritanews portal berita terpercaya

Hari Air Sedunia 2026 Hubungan Antara Air dan Kesetaraan Gender

Hari Air Sedunia 2026 Hubungan Antara Air dan Kesetaraan Gender
Penulis : Ichsan Sodikin, Pegawai BUMD

Bertepatan dengan Hari Raya Umat Islam Idul Fitri 1447H/2026. Hari Air Sedunia 2026 diperingati pada hari Minggu,(22/3/2026).

Mengangkat tema utama mengenai hubungan antara air dan kesetaraan gender. Tema ini Berfokus Utama pada apa yang di canangkan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) melalui UNESCO dengan menetapkan tema Word Water 2026 adalah: "Water and Gender" (Air dan Gender).

Slogan yang diusung adalah "Di mana air mengalir, kesetaraan tumbuh" (Where water flows, equality grows). Fokus peringatan ini adalah menyoroti peran penting perempuan sebagai penentu solusi dalam menghadapi krisis air global.

Sementara di Indonesia, peringatan Hari Air Sedunia 2026 juga bertepatan dengan momen Hari Raya Idul Fitri. Hal ini memicu beberapa sorotan khusus, dimana Lonjakan Konsumsi akan air terjadi peningkatan kebutuhan air minum dan air bersih rumah tangga selama periode ini.

Dengan Prioritas kepada Akses Air yang Aman dan mudah di dapatkan merupakan kampanye publik yang di gaungkan seperti hastag #BiruUntukSemua.

Pemerintah Indonesia menekankan bahwa akses terhadap air minum berkualitas adalah hak dasar setiap individu.

Dimana Kesadaran akan konservasi Lingkungan di berbagai aksi lokal seperti inovasi trash barrier (penghalang sampah) di sungai dilakukan untuk mencegah pencemaran sumber air.

Sejarah Hari Air Sedunia (Word Water) pertama kali diusulkan pada Konferensi PBB tentang Lingkungan dan Pembangunan di Rio de Janeiro tahun 1992.

Peringatan ini resmi dimulai sejak 1993 untuk menginspirasi tindakan nyata dalam mengatasi krisis air global dan mendukung Tujuan Pembangunan berkelanjutan pemenuhan air dan sanitasi untuk semua manusia dan mahluk hidup.

Kampanye air bersih sebagai hak dasar menegaskan bahwa akses terhadap air bersih dan sanitasi merupakan hak dasar manusia.

Ketersediaan air yang aman menjadi fondasi penting dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya kesetaraan gender (SDG 5) dan akses air bersih (SDG 6).

Tanpa akses yang merata, upaya pembangunan akan sulit berjalan optimal, terutama bagi kelompok rentan.

Melalui peringatan Hari Air Sedunia 2026, dunia diseru untuk bertindak dengan pendekatan berbasis hak (rights-based approach) guna memastikan layanan air dapat diakses secara adil oleh semua orang tanpa diskriminasi.

Kolaborasi semua pihak sangat dibutuhkan agar tidak ada seorang pun yang tertinggal dalam memperoleh akses air bersih dan sanitasi yang layak.

*Redaksi 8beritanews.com