8beritanews
8beritanews portal berita terpercaya

Gubernur Aceh Absen di Upacara Peringatan HUT RI Ke-81

Gubernur Aceh Absen di Upacara Peringatan HUT RI Ke-81
Nasional - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem, kembali absen dalam agenda kenegaraan penting.

Setelah tidak terlihat pada peringatan Hari Damai Aceh Ke-21, Mualem juga tidak hadir dalam upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia Ke-81 di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Senin (17/8/2026).

Mualem absen upacara HUT RI dan posisinya sebagai pemimpin daerah digantikan oleh Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah. Wagub tampil sebagai inspektur upacara dan membacakan amanat dalam rangka memperingati kemerdekaan Indonesia.

Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh, jajaran Pemerintah Aceh, TNI-Polri, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Sejumlah pejabat dan kepala dewan turut hadir di tribun kehormatan Sanggamara, termasuk Ketua Penggerak Tim PKK, Marlina Usman.

Ketidakhadiran Mualem bukan kali pertama. Pada peringatan Hari Damai Aceh Ke-21 yang digelar di Balai Meuseuraya Aceh, 15 Agustus 2026, Gubernur juga tidak hadir dan kembali diwakili oleh Wagub Fadhlullah.

Peringatan damai antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan pemerintah Republik Indonesia itu seharusnya menjadi salah satu momen krusial bagi eks kombatan yang kini menjabat sebagai Gubernur Aceh.

Dengan demikian, Mualem absen upacara HUT RI dan juga absen di Hari Damai Aceh, dua agenda besar yang berkaitan erat dengan identitas Aceh dan Indonesia. Situasi ini memunculkan pertanyaan publik tentang keberadaan Gubernur Aceh di tengah momen-momen penting tersebut.

Hingga upacara selesai, belum ada keterangan resmi yang menjelaskan alasan Muzakir Manaf tidak hadir dalam agenda kenegaraan tersebut. Pihak protokoler Pemerintah Aceh juga belum memberikan respons terhadap pertanyaan wartawan terkait absennya Mualem.

Peran Wagub Fadhlullah yang menggantikan posisi Gubernur dalam dua acara besar berturut-turut menimbulkan tanda tanya. Publik mulai berspekulasi mengenai kondisi atau agenda lain yang sedang dijalani Mualem. Namun, spekulasi itu belum dapat dipastikan karena absennya keterangan resmi.

“Belum ada informasi resmi dari protokol. Kami juga masih menunggu konfirmasi,” ujar salah satu panitia upacara.

*8beritanews.com
Sumber: seputaraceh.id