8beritanews
8beritanews portal berita terpercaya

Gempa Guncang 3 Wilayah di Indonesia dalam Satu Hari

Gempa Guncang 3 Wilayah di Indonesia dalam Satu Hari
Jakarta - Laporan resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Merangkum situasi terkini mengenai aktivitas seismik utama Gempa di Indonesia.

Berikut Gempa yang terjadi di wilayah Indonesia Pada Sabtu (15/8/2026).

1.Gempa Utama M 7,7 Nusa Tenggara Timur (NTT) Waktu Kejadian Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 05:58 WITA.

Pusat Gempa, berada di laut sekitar 30 km timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, dengan kedalaman dangkal 15 km.

Penyebabnya Dipicu oleh aktivitas sesar naik di kawasan busur belakang Flores (Flores back-arc thrust).

Berdasarkan data sementara, bencana ini menyebabkan 47 orang tewas dan ribuan warga mengungsi. Kerusakan parah menimpa ratusan rumah tinggal, fasilitas pendidikan, gedung ibadah, serta fasilitas kesehatan di Sikka, Manggarai, Ende, dan Manggarai Barat.

BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah NTT, NTB, hingga Sulawesi.

Terjadi kenaikan air laut kecil di bawah 0,5 meter di beberapa pesisir. Namun, peringatan tsunami kini telah resmi diakhiri.

Rangkaian gempa susulan masih terus terjadi dengan intensitas fluktuatif, termasuk gempa berkekuatan M 5,2 yang mengguncang wilayah timur laut Ruteng, Manggarai, pada Minggu pagi, 16 Agustus 2026.2.

Selain di NTT, beberapa aktivitas tektonik signifikan Gempa juga tercatat di wilayah lain dalam waktu berdekatan.

2.Parigi Moutong, Sulawesi Tengah Diguncang gempa bermagnitudo 6,2 pada Sabtu (15/8/2026) malam pukul 23:25 WIB.

Pusat gempa berada di darat 82 km barat daya Parigi Moutong dan tidak berpotensi tsunami.

3.Gempa juga terjadi di Simalungun, Sumatera Utara, gempa berkekuatan M 6,4 pada Sabtu (15/8/2026) sore pukul 17:54 WIB.

Gempa ini berpusat di darat pada kedalaman menengah (168 km) akibat aktivitas subduksi lempeng dan tidak memicu tsunami.

BMKG dan BPBD menghimbau Masyarakat di wilayah terdampak untuk selalu memeriksa struktur bangunan sebelum kembali ke dalam rumah, menghindari area pantai untuk sementara waktu, serta memantau perkembangan informasi dari Pihak BMKG/BPBD dan Pemerintah Daerah.

*8beritanews.com