8beritanews
8beritanews portal berita terpercaya

Bukan Jakarta Warga Pendatang Lebih Tertarik Tangerang dan Sekitarnya

Bukan Jakarta Warga Pendatang Lebih Tertarik Tangerang dan Sekitarnya
Jakarta - Berdasarkan Data Ditjen Dukcapil Kemendagri 2026 wilayah Tangerang (Kabupaten dan Kota) bersama Bekasi dan Bogor menempati peringkat atas tujuan perpindahan penduduk terbanyak di Indonesia, dengan sekitar 70% pertumbuhan penduduknya didominasi oleh pencari kerja yang beralih dari DKI Jakarta.

Wilayah penyangga Jakarta ini dijuluki sebagai pusat kawasan industri besar yang menawarkan banyak peluang kerja di pabrik, manufaktur, maupun jasa.

Daerah penyangga Ibukota tersebut tergolong dalam biaya hidup dan harga perumahan di beberapa area Tangerang dinilai lebih terjangkau dibandingkan pusat Kota Jakarta.

Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Dukcapil, Teguh Setyabudi, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dukcapil 2026, Senin (4/8/2026).

Peningkatan jumlah penduduk menuntut kesiapan fasilitas umum, layanan kesehatan, dan pendidikan.

Sekitar 70% pendatang mengincar sektor kerja, yang menjadi tantangan penyerapan tenaga kerja lokal.

Teguh mengatakan, pola perpindahan penduduk mengalami perubahan dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

Jika dahulu DKI Jakarta menjadi tujuan utama, kini masyarakat lebih banyak memilih tinggal di wilayah penyangga.

“Ini menarik, DKI bukan jadi tujuan daerah orang pindah. Tetapi aglomerasinya Bekasi, Tangerang, Bogor yang jadi tujuan perpindahan. Artinya mungkin banyak orang ingin ke DKI tapi karena lokasi yang mahal dan sebagainya, mereka berada di Bogor, Tangerang, Bekasi. Untuk Jakarta Timur karena memang berhimpitan dengan Bogor, Bekasi, Depok,” ujar Teguh.

Dalam kesempatan yang sama, Dukcapil melaporkan jumlah penduduk Indonesia pada Semester I 2026 mencapai 290.125.073 jiwa, meningkat dari 288.315.089 jiwa pada Semester II 2025. Selama satu tahun terakhir, jumlah penduduk bertambah 3.431.380 jiwa atau rata-rata sekitar 1,7 juta jiwa setiap semester.

*8beritanews.com